Laskarku
Penuh warna
Tapi bukan pelangi
Penuh rupa
Tapi bukan seni
Penuh suka duka
Tapi tanpa dupa
Harap cepat pakai toga
Bernapas ceria
Berambut tak rata
Silangkan kaki tanpa roda
Laskarku
Penuh noda
Bintik-bintik kemasaman
Kesinisan
Kembali dan ikuti jalan
Kawan
Laskarku
—suburan 100608—
Juni 10, 2008
Laskarku
& Komentar »
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik
keren nih, lim.
sapertinya aku harus berguru padamu, nak.
smupah. bukan main orang mranggen, kang abik dulu sekolah di mranggen juga lho
Komentar oleh arroyani — Juni 23, 2008 @ 9:14 am
karen banget neh kak coba lagi yang tambah lagi puisinya yang bagus lagi ya ok
aq lilis
Komentar oleh viantika — Agustus 6, 2008 @ 10:52 am